8 Faktor Kemunduran VOC

Faktor kemunduran VOC

Kemunduran dan kebangkrutan VOC terjadi sejak awal abad ke-18 karena disebabkan oleh beberapa hal yaitu:

  1. Banyak korupsi yang dilakukan oleh pegawai VOC.
  2. Anggaran pegawai terlalu besar sebagai akibat semakin luasnya wilayah kekuasaan VOC.
  3. Biaya eprang untuk memadamkan perlawanan rakyat semakin besar.
  4. Persaingan dengan kongsi dagang bangsa lain seeprti kongsi dagang Portugis (Compagnie des Indies) dan kongsi dagang Inggris (East Indian Company).
  5. Utang VOC yang sangat besar.
  6. Pemberian deviden kepada pemegang saham walaupun usahanya mengalami kemunduran.
  7. Berkembangnya paham liberalisme sehingga monopoli perdagangan yang diterapkan VOC tidak sesuai lagi untuk diteruskan.
  8. Pendudukan Perancis terhadap negeri Belanda pada tahun 1795. Prancis memiliki musuh utama yaitu Inggris yang berada di India dan meluaskan jajahannya di Asia Tenggara. Badan seperti VOC tidak dapat diharapkan terlalu banyak untuk menghadapi Inggris sehingga VOC harus dibubarkan.

Pada tahun 1795 dibentuk panitia pembubaran VOC.

Pada tahun itu pula hak-hak istimewa VOC dihapus.

VOC dibubarkan pada tanggal 31 Desember 1799 dengan saldo kerugfian sebesar 134,7 juta gulden.

Selanjutnya semua utang dan kekayaan VOC diambil alih oleh pemerintah Kerajaan Belanda. Setelah VOC dibubarkan, tanah jajahan yang semula dikuasai VOC kemudian diurus oleh suatu badan yang disebut Aziatizche Raad (Dewan Asia).

Kekuasaan pemerintahan belanda di Indonesia dipegang oleh Gubernur Jenderal Johannes Siberg (1801-1804)

Baca Juga  Dampak VOC bagi Perekonomian di Indonesia