Clash di Tasikmadu 1948 : Awal Pertempuran Saudara di Solo dan Pra Madiun Affair

Clash di Pabrik Gula Tasikmadu, usai Lebaran 24 Agustus 1948. Hinaan, kesukaran ekonomi, dan hasutan "merah" membuat Batalion Rukman tersulut api emosi. Keliaran anak buah mereka menjadi awal petaka itu. Namun, ini merupakan awal dari pertikaian yang coba dihembuskan FDR-PKI dan diharapkan oleh Hatta untuk mengusir "sayap kiri". "Wild West" Solo menjadi kentara dan awal "Madiun Affair" yang tak terelakkan. Kisah patriotik Batalion "maung" Rukman yang penyabar, mengalah demi kemerdekaan!

Perjuangan Laskar Kere dalam Mempertahankan Kedaulatan RI

Laskar Kere merupakan sebuah laskar bersenjata yang eksis pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Anggota mereka berasal dari kalangan pelajar maupun pemuda yang bersemangat dan bernyali tinggi yang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Penamaan kere sendiri dikarenakan anggota-anggota laskar tersebut berpenampilan seadanya dengan pakaian yang lusuh dan persenjataan yang terbatas. Meskipun demikian, keberanian mereka tidak dapat diragukan bahkan mereka cenderung nekat dalam bertempur dengan amunisi yang seadanya. 

K.G.P.A.A. Paku Alam VIII: Sang Raja Jawa dan Nasionalis Indonesia

K.G.P.A.A. Paku Alam VIII merupakan salah satu raja yang pernah berkuasa di Kadipaten Pakualaman. Beliau lahir pada 10 April 1910 dengan nama kecil Gusti Raden Mas Haryo Sularso Kuntosuranto. Dalam dirinya mengalir darah dua Keraton Jawa, yakni dari Paku Alam VII dan Permaisuri Gusti Raden Ayu Retno Purwoso binti Paku Buwono X.

Menelusuri Sejarah Kolonialisme Inggris di Bengkulu

Sebagian wilayah Bengkulu, juga pernah berada dibawah kekuasaan Indera Pura semenjak abad ke - 17. British East India Company (EIC) sejak tahun 1685 telah mendirikan pusat perdagangan lada bencoolen atau coolen yang berasal dari bahasa Inggris yaitu Cut Land yang berarti Tanah Patah.