Kraton Jogja

Garis Imajiner Yogyakarta: Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini memiliki filosofi yang dalam. Hal ini dimulai dari tempat-tempat yang berhubungan dengan Garis Imajiner Yogyakarta sebelumnya yakni Pantai Parangkusumo dan Panggung Krapyak yang mana dari Pantai Parangkusumo sampai Panggung Krapyak melambangkan hubungan suami dan istri yang kemudian menjadi benih, lalu dilanjutkan dari Panggung Krapyak sampai Alun-alun Selatan yang melambangkan fase kelahiran manusia.

Penelitian Pendidikan Sejarah dalam Masa Pandemi Covid-19

Diskusi ini berupaya mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi mahasiswa semester akhir dalam menyusun strategi dan melakukan penelitian di tengah pandemi covid-19 tanpa meninggalkan kaidah, kualitas, dan kelayakan penelitian ilmiah.

Garis Imajiner Yogyakarta: Pantai Parangkusumo

Pantai Parangkusumo merupakan salah satu pantai di bagian selatan Yogyakarta, tepatnya di daerah Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dahulunya Pantai Parangkusumo ini bernama Pantai Parankusumo, namun karena kebiasaan lidah Jawa yang lebih sering menyebut dengan kata “parang” sehingga berubahlah menjadi Pantai Parangkusumo. Arti dari “paran” sendiri adalah tempat dan “kusumo” adalah jiwa, sehingga dapat dikatakan Parankusumo adalah tempat untuk melatih jiwa seseorang.

Garis Imajiner Yogyakarta: Gunung Merapi

Gunung Merapi melambangkan tempat terakhir dan tertinggi jiwa manusia akan bersemayam yang dalam hal ini adalah nirwana atau surga. Selain itu juga Gunung Merapi yang berelemen api memiliki filosofi sebagai ayah yang mempunyai sifat menjaga dan melindungi.

Penelitian Pendidikan Sejarah dalam Masa Pandemi Covid-19: Tautan Arsip & Kepustakaan Online

Berikut tautan arsip dan kepustakaan online yang dapat digunakan untuk mencari sumber primer, sumber sekunder, atau kajian Pustaka skripsi/thesis/disertasi penelitian pendidikan sejarah/sejarah.
Tugu Golong Gilig

Garis Imajiner Yogyakarta: Tugu Golong Gilig

keberadaan Tugu Golong Gilig ini sangat penting karena sebagai simbol kebersamaan dan persatuan antara Raja (Golong) dan rakyat (Gilig) yang bersama-sama bahu-membahu saling bersinergi untuk membangun Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat

Garis Imajiner Yogyakarta: Panggung Krapyak

Panggung Krapyak memiliki filosofi tersendiri, yakni menggambarkan manusia saat dalam kandungan rahim ibu. Pun dengan nama-nama tempat di sekitar Panggung Krapyak, seperti Kampung Mijen di sebelah utara Panggung Krapyak yang digambarkan sebagai lambang benih manusia. Selain hal tersebut, filosofi perjalanan hidup manusia juga digambarkan dengan perburuan, yang mana anak panah yang mengenai menjangan menggambarkan bersatunya sel sperma dan sel telur.
sejarah gerakan kepanduan

Sisi Lain Perang Boer II: Cikal Bakal Gerakan Kapanduan

Berkat Perang Boer II dan pembelajaran untuk bertahan hidup di alam liar yang didapat dari kawannya, Fredrick Russel Burnham yang merupakan Perwira Pasukan Kerajaan Inggris asal Amerika Serikat selama di Afrika, Boden Powell terinspirasi untuk memberntuk anak-anak Inggris seperti anak-anak di Afrika dalam Perang Boer II dan Perang di Buluwayo, Zimbabwe. Oleh karenanya setelah tugasnya di Afrika selesai, Boden Powell kemudian menulis buku yang isinya tentang kepanduan dan militer serta pengalamannya ketika di Mafeking, Afrika Selatan saat mengerahkan anak-anak dalam Pertempuran Boer II sebagai Cadetcorps.
Kepemimpinan Agensial

Kepemimpinan Agensial

Pemimpin dan kepemimpinan menjadi bagian penting dalam sebuah perubahan dan kemajuan suatu masyarakat. Secara umum, pemimpin merujuk pada sosok manusia, sementara itu...

Menyuarakan Kembali Selokan Mataram

Selokan Mataram dengan panjang lebih dari 30 km ini, dalam ingatan masyarakat, mampu memadukan tiga kepentingan, yaitu praktis, idealis dan mistis. Dari segi praktis, pembangunan Selokan Mataram menjadi solusi terhadap berbagai tekanan pemerintah pendudukan Jepang kepada Sultan HB IX untuk menyediakan keperluan perang pasifik, seperti bahan pangan dan tenaga kerja romusha.