Sejarah Berdirinya Partai Komunis Australia

Sejarah Berdirinya Partai Komunis Australia

Bak daging kecil yang menyebabkan selilitan pada gigi seseorang, kecil namun menyebabkan tidak nyaman maupun kegelisahan. Itulah analogi yang cocok untuk The Communist Party of Australia (CPA) atau Partai Komunis Australia (PKA) yang bermain-main di panggung politik Australia sebagai kambing hitam yang menghantui partai-partai—yang mendominasi di Australia––cenderung berhaluan kanan.

Memang sangat kontras jika melihat Australia yang berkiblat pada Barat yang condong liberal, ternyata ideologi timur––komunis––terdengar dan eksis di negara bekas koloni Inggris ini.

Berdirinya Partai Komunis Australia

Partai Komunis Australia (PKA) didirikan pada pertemuan tanggal 30 Oktober 1920 di kota Sydney, tepatnya di sebuah gedung aula milik Partai Sosialis Australia. Pertemuan ini dihadiri oleh dua puluh enam dari enam puluh orang berhaluan sosialisme dari berbagai kalangan yang diundang. (Mick Armstrong, 2000)

Para tokoh yang hadir pada pertemuan ini antara lain, Jock Garden dari Serikat Pekerja––yang kemudian ditunjuk menjadi ketua PKA, Tom Walsh dari Serikat Pekerja, William Earsmen––yang kemudian menjadi sekretaris jenderal PKA,  Adela Pankhurst seorang politikus wanita, Christian Jollie Smith seorang pengacara berhaluan sosialis, dan beberapa tokoh dari Partai Sosialis Victoria (PSV). (Stuart Macintyre, 1998: 43-45)

Desakan untuk medirikan partai komunis ini adalah inspirasi dari Revolusi Bolshevik/ Revolusi Oktober yang terjadi di Rusia pada 26 Oktober 1917, di mana kelompok komunis di bawah pimpinan Vladimir Lenin berhasil menduduki pemerintahan melalui gerakan buruh, dan hal ini menjadi kesuksesan tersendiri komunis Rusia yang mencita-citakan pendirian partai komunis di negara lain. (Ashbolt, A. & Cahill, R., 2017: 2-3)

Bahkan jauh sebelumnya, yakni dua dekade sejak diterbitkannya kitab Manifesto Komunis karangan Marx dan Engels pada tahun 1848, audien komunis di Australia telah muncul ke permukaan pada awal tahun 1970-an. Dan juga selama tahun 1890-an, di mana gejolak muncul secara radikal yang dialiansi gerakan buruh di Australia dalam rangka mengkritik kapitalisme Australia khususnya.

Baca Juga  Tokoh Filsafat Cina Kuno: Meng Zi, Han Fei Zi, Zhuang Zi, dan Mo Zi

Para aktivis sosialisme dan aliansi buruh yang hadir dalam pertemuan ini sependapat bahwa pembentukan partai komunis ini merupakan sebuah langkah dalam rangka menghapuskan tirani kapitalis. Dan bisa dikatakan, pembentukan partai komunis ini merupakan salah satu tonggak sejarah di jalan kelas pekerja buruh Australia menuju pembebasannya.

Masa awal, PKA dihadapi masalah yang agak serius, PKA harus menyatukan kaum revolusioner dari partai sosialisme, partai buruh, dan juga partai komunis. Hal ini dikarenakan beberapa pihak tidak setuju dengan penggabungan dengan PKA, di antaranya dari pihak partai buruh yang melarang para anggotanya merapat ke partai komunis.

Namun, partai komunis tetap mendapat dukungan dari pihak-pihak yang sependapat. Dari sini anggota PKA bertambah menjadi beberapa ratus, dan melebarkan sayapnya dengan memiliki cabang-cabang di setiap ibukota dan beberapa pusat regional Australia.

PKA berkembang pesat pada 1920-an dan 1930-an, mereka mengklaim bahwa ada setidaknya lebih dari dua puluh ribu anggota tergabung partai pada akhir 1940-an.

Gerakan Partai Komunis Australia

Satu dekade sejak PKA berdiri, partai telah menunjukan bentuk-bentuk solidaritasnya. Mereka membuktikan bahwa mereka dibangun atas kekuatan untuk melawan berbagai macam bentuk perang, fasisme, imperialisme Inggris dan AS, melawan senjata-senjata modern––di antaranya adalah senjata nuklir, dan mendukung hak-hak masyarakat pribumi Australia yang terjajah di negeri sendiri.

Bentuk perjuangan yang dilakukan para aktivis partai juga bermacam-macam, antara lain menolak undang-undang yang sifatnya menindas/represif, menuntut pemberlakuan upah yang sama untuk semua pekerja buruh, dan menuntut hak atas kepemilikan tanah.

Berbagai bentuk perlawanan partai dicerminkan oleh seorang revolusioner bernama Don McLeod, seorang pekerja kontraktor yang bergabung dengan partai. Dengan gabungnya ia dengan partai komunis, ia mendapat dukungan gerakannya untuk membantu para pekerja Aborigin di daerah Pilbara pada pertempuran industri dengan kulit putih.

Baca Juga  Sejarah Ideologi Konsumerisme

Don mengorganisir pemogokan kerja orang Aborigin untuk menuntut dihapuskannya pemisahan rasial dan menuntut upah yang setimpal bagi para buruh pertambangan. Kemudian pada tahun 1950-an partai juga mendukung kemerdekaan dan penentuan nasib penduduk Pulau Torres Strait yang diduduki mayoritas orang Aborigin.

Kemudian di sekitaran tahun yang sama partai turun gunung dengan mengirimkan misionaris yang bekerja di pabrik-pabrik untuk memberikan pengaruh kepada para pekerja. Hal ini kemudian berlanjut pada Januari 1956, di mana kampanye-kampanye yang dilakukan oleh partai komunis di lingkungan pabrik dibuat menjadi sistematis.

Pada akhirnya, J.A. Brown––petinggi partai, menyarankan untuk mengirim misionaris ke pabrik-pabrik tertentu, setidaknya dipilih 260 pabrik yang mempekerjakan seperempat pekerja di Australia. Dari sini komunis berhasil memberikan pengaruh di lingkungan pekerja buruh, hasilnya anggota partai meningkat dan mencapai angka lebih dari 23.000 anggota, dan periode ini menjadi kejayaan dari PKA. (Douglas Jordan, 2011: 45-46).

Terbitan Partai Komunis Australia

Selain bergerak secara nyata alam rangka memberantas bentuk-bentuk kapitalisme dan memperjuangkan hak-hak para pekerja, hal yang menjadi kekhawatiran pemerintah terhadap PKA pada awal 1950-an adalah berbagai macam terbitan partai––di antaranya berbagai pamflet, majalah, dan buku-buku bertemakan Marxis, perlawanan terhadap imperialisme AS, isu perang, dsb.

Para tokoh-tokoh partai membuat karya fiksi tentang perjuangan pekerja berupa puisi, naskah drama, novel dan karya non-fiksi berhaluan kiri . Kemudian partai juga berhasil mempublikasikan majalah Communist Review dan juga pamlet kampanye yang dimuat di koran-koran. (Ashbolt, A. & Cahill, R., 2017: 4)

Partai juga mendirikan penerbit The Australian Book Society (ABS) yang dirintis oleh anggota Realist Writers Groups antara lain adalah Frank Hardy, Judah Waten dan Ian Turner, mereka merupakan tokoh partai dari kalangan penulis.

Baca Juga  Kebijakan Sistem Sewa Tanah Masa Pemerintahan Raffles

Mereka dan para penulis dari kalangan partai komunis gencar menulis bertemakan sosialis, terutama yang berfokus pada perdamaian, keadilan, dan juga sosialisme. Para anggota Realist Writers Groups juga berhasil menrbitkan jurnal Overland pada tahun 1954 yang berfokus pada perjuangan untuk perdamaian di periode perang Dingin.